Aksi bersih-bersih sungai tidak berhenti pada kegiatan gotong royong semata. KNPI Palabuhanratu berkomitmen menjembatani komunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi untuk mencari solusi pengelolaan sampah di permukiman warga.
Salah satu gagasan yang akan didorong ialah penyediaan titik kumpul sampah di lingkungan warga sebelum diangkut petugas kebersihan. Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan memiliki alternatif selain membuang sampah ke sungai.
Di sisi lain, KNPI juga tengah menyiapkan pembentukan bank sampah yang dikelola para pemuda. Program ini diharapkan mampu mengubah sampah, khususnya plastik, menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.
“Bank sampah menjadi solusi nyata. Sampah plastik bisa dikelola oleh pemuda menjadi sesuatu yang bermanfaat, sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan masyarakat juga memperoleh nilai ekonomi,” pungkasnya.
Reporter: Nugraha
Editor: M Raya










