Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menambahkan kawasan Gapoktan Tanjung Tani di Kecamatan Ciemas memiliki luas lahan baku sawah mencapai 492 hektare. Sekitar 200 hektare di antaranya memasuki masa panen. Sementara produktivitas padi rata-rata mencapai 6,2 ton per hektare atau melampaui rata-rata produksi Kabupaten Sukabumi yang berada di angka 5,2 ton per hektare.
“Ciemas menjadi salah satu kawasan pangan utama dan sektor penting dalam mendukung swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi,” terangnya.
Aep mengakui masih terdapat tantangan terkait rendemen gabah yang baru mencapai 48 persen. Namun, Dinas Pertanian terus mendorong penggunaan benih unggul serta modernisasi alat pertanian untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen. Sejauh ini, tambah dia, program swasembada berkelanjutan dan kemandirian pangan (Sangkuriang) sebagai strategi menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim dan alih fungsi lahan.
“Target kami bagaimana pertanian tetap menjadi leading sector ekonomi di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Seusai panen padi, Bupati Sukabumi bersama unsur Forkopimda menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dari Desa Tamanjaya. Bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Kecamatan Ciemas. (adv)
Reporter:Â Nugraha
Editor:Â M Raya










