Pemkab Sukabumi Jembatani Pelaku UMKM Tetap Eksis dan Berkembang selama Pandemi Covid-19

PJ Sekda Kabupaten Sukabumi, Zainul S (kiri berdiri) saat memberikan paparan di hadapan peserta Musda Dekranasda beberapa waktu lalu. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang cukup terdampak pandemi covid-19. Mereka butuh perhatian pemerintah agar bisa tetap bertahap dan berkembang di tengah ketidakpastian.

Karena itu, Pemkab Sukabumi menaruh perhatian terhadap para pelaku UMKM. Pemerintah daerah mendorong pengembangan dan promosi produk UMKM itu melalui wadah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sukabumi.

“Menuju era industri 4.0 saat ini, promosi produk kerajinan dan UMKM bisa dibantu Dekranasda sehingga mendapat tempat di pasar global,” ujar Penjabat Sekda Kabupaten Sukabumi, Zainul S, Senin (15/2/2021).

Program dan strategis Dekranasda mengenai produk unggulan bisa dikatrol pelaku UMKM. Para pelaku usaha juga diharapkan terus berinovasi agar produk yang diciptakan tidak membuat bosan konsumen.

“Pandemi covid-19 cukup berpengaruh terhadap sistem ekonomi masyarakat. Namun Dekranasda bisa menjadi lembaga yang andal dalam mendukung kemandirian ekonomi pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Menurut Zainul, selama pandemi Dekranasda tetap memberikan motivasi dan pemberdayaan bagi UMKM yang belum berkembang dan maju. Terlebih, Dekranasda memiliki gerai untuk sarana menjual dan mempromosikan produk UMKM yang terdapat di Kabupaten Sukabumi.

“Para pelaku usaha kerajinan dan UMKM lainnya bisa bergabung dengan Dekranasda. Ini peluang bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan produk yang diciptakannya. Karena Dekranasda memiliki jaringan luas seperti perusahaan travel dan bisnis pariwisata,” tandasnya.

Sekadar diketahui, hingga saat ini pelaku usaha yang sudah tergabung dengan Dekranasda Kabupaten Sukabumi mencapai sekitar 60 perajin. Produk yang diciptakan mereka dipajang di gerai Dekranasda untuk dijual ke wisatawan maupun masyarakat umum. (adv)

Kontributor:  Fadillah
Editor:  Bardal