BNN Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan P4GN kepada Pelajar SMA Muhammadiyah

KEGIATAN diseminasi informasi P4GN dan Prekursor Narkotika kepada pelajar SMA Muhammadiyah Sukabumi. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi terus mengingatkan kalangan pelajar, termasuk lingkungan pemerintahan dan masyarakat umum agar menjauhi narkotika dan obat-obatan (narkoba) dari kehidupan mereka. Sebab, narkoba dapat merusak mental dan juga berdampak terhadap kesehatan bagi para penggunanya.

Untuk mencegah di lingkungan sekolah terjadi penyalahgunaan narkoba, BNN Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan diseminasi informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika. Kegiatan itu dilaksanakan melalui insert konten Konferensi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sukabumi.

Sebanyak 30 orang pelajar perwakilan dari SMA Muhammadiyah Sukabumi mengikuti kegiatan diseminasi informasi P4GN dan Prekursor Narkotika. BNN mengajak kepada para peserta untuk melakukan War On Drugs (perang melawan narkoba), baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah.

“Sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan sangat penting agar para pelajar tidak terjebak dengan barang terlarang itu. Peserta didik harus diberi edukasi dari sekarang, karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Mereka jangan sampai terpapar narkoba,” ujar Kepala Seksi P2M BNN Kabupaten Sukabumi, Reni Marliani Iska, di sela kegiatan diseminasi informasi P4GN dan Prekursor Narkotika, di Kampus UMMI Sukabumi, Jumat (26/2/2021).

Sosialisasi program P4GN, kata Reni, untuk meningkatkan partisipasi para pelajar dalam menciptakan lingkungan sekolah bersih narkoba. Termasuk melaporkan kepada pihak berwajib jika ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.

“Kami berharap melalui kegiatan ini mereka bisa memahami bahaya narkoba. Jauhi dan cegah barang terlarang itu supaya tidak masuk ke tubuh kita,” tandasnya. (adv)

Kontributor: Fadillah
Editor: A Ahda