Jembatan Gantung Penghubung Antarkampung di Cianjur Kondisinya Rusak Berat

KONDISI jembatan gantung di Kampung Bojong Mencos, Desa Gelarpawitan rusak berat dan membahayakan bagi warga yang melintas. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Warga Kampung Bojong Mencos RT 01/01, Kedusunan Mekarlaksana, Desa Gelarpawitan, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur diliputi rasa was-was. Penyebabnya, kondisi jembatan gantung yang biasa dilintasi masyarakat rusak sehingga berpotensi membahayakan bagi yang melintasinya.

“Jembatan gantung ini merupakan penghubung dengan Kampung Pasir Mangir, Desa Neglasari, Kecamatan Cidaun,” ujar Kepala Desa Gelarpawitan, Heri Koeswanto, kepada magnetindonesia.co, Senin (21/9/2020).

Konstruksi bangunan jembatan gantung membentang sepanjang 70 meter. Jembatan berdiri di atas aliran Sungai Cimaragang. Saat ini pijakan jembatan menggunakan bambu dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Sementara kawat sling sudah berkarat dan balok kayu penopangnya pun keropos.

“Meskipun kondisinya rusak, tetapi masih dimanfaatkan warga. Memang bisa berpotensi terjadi hal-hal tak diinginkan,” ujarnya.

Heri menaruh harapan besar jembatan bisa segera diperbaiki Pemkab Cianjur. Dengan kondisi jembatan gantung bagus, Heri meyakini aktivitas masyarakat pun akan kembali meningkat.

“Wilayah kami memang cukup terpencil karena berada di pelosok. Kami butuh peningkatan infrastruktur. Tak hanya jembatan, tapi juga pembangunan jalan,” jelasnya.

Pun akses jaringan layanan telekomunikasi blank spot. Kadang Heri mengaku harus pergi dulu ke luar wilayah desa untuk mendapatkan sinyal internet.

Reporter: Ruslan Ependi
Editor: Bardal