Tolak RUU HIP, Massa GMBI Audiensi dengan DPRD Kabupaten Sukabumi

LSM GMBI beraudiensi dengan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, menyampaikan aspirasi penolakan pembahasan RUU HIP, Kamis (2/7/2020). Foto: Magnet Indonesia/Agris Suseno

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Massa LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berunjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/6/2020). Mereka menyerukan penolakan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

“Kami ingin menyampaikan aspirasi menolak RUU HIP yang sedang dibahas di DPR RI. Jangan sampai RUU ini disahkan jadi undang-undang karena terindikasi munculnya paham komunis,” ujar Ketua LSM GMBI Sukabumi, Predi Sugara Lubis.

Kedatangan massa GMBI diterima Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, serta Ketua Komisi I Hera Iskandar yang didampingi anggota Komisi I Badri Suhendi dan Usep Wawan.

Predi mengaku GMBI yang setia kepada Pancasila dan bela negara siap menjadi garda terdepan menolak RUU HIP. Ia berharap aspirasinya bisa disampaikan ke wakil rakyat di Senayan agar segera menghentikan pembahasan RUU HIP.

“Kami tadi menyerahkan berkas pernyataan sikap menolak pembahasan RUU HIP,” jelasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, mengatakan karena sekarang masih dalam masa pandemi Covid-19, maka penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara audiensi. Hal itu juga dilakukan massa GMBI yang memilih beraudiensi.

“Kami apresiasi upaya GMBI yang menyampaikan aspirasinya menolak RUU HIP,” kata Yudha.

Legislator Fraksi Partai Gerindra itu mengaku akan mengakomodir aspirasi massa GMBI. Aspirasi mereka nanti akan dibahas diinternal yang selanjutnya disampaikan ke DPRD Provinsi Jabar maupun DPR RI.

“Kami belum mengetahui isi RUU HIP tersebut secara detail. Tapi kami meyakini hasilnya akan menjadi yang terbaik. Pada prinsipnya kami akan menampung setiap aspirasi masyarakat,” tandasnya.

Kontributor: Agris Suseno
Editor: Hafiz Nurachman