Kunjungi Sukabumi, Ditjen Tanaman Pangan Kementan RI Tinjau Gerakan Percepatan Olah Tanam Padi

PEMBANGUNAN dam parit itu dikerjakan secara swadaya oleh petani setempat. Foto: Magnet Indonesia/Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menyambangi Kabupaten Sukabumi, khususnya ke Wilayah I. Para petinggi di Kementerian Pertanian itu meninjau kesiapan para petani melaksanakan gerakan percepatan olah tanah dan tanam periode April-September 2020.

Kunjungan kerja mereka didampingi jajaran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sukabumi Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Pada kesempatan itu, para pejabat di Ditjen Tanaman Pangan juga membantu petani padi sawah dengan membangun dam parit agar pasokan air lancar saat melaksanakan penanaman.

Dam parit itu dibangun di areal pertanian milik Kelompok Tani Sauyunan di Desa Karawang, Kecamatan Sukabumi. Petani di wilayah itu terlambat melaksanakan gerakan percepatan olah tanah dan tanam lantaran masalah pasokan air untuk mengairi lahan pertanian mereka.

“Alhamdulillah, sekarang petani di Kecamatan Sukabumi sudah melaksanakan olah tanah dan tanam padi sawah. Awalnya, mereka terlambat karena masalah pasokan air. Setelah dam parit dibangun, sekarang areal pertanian mereka sudah mulai ditanami karena pasokan air lancar,” kata Koordinator BPP Kecamatan Sukabumi, Diat Sujatman, kepada magnetindonesia.co, Kamis (18/6/2020).

Menurut Diat, dam parit yang dibangun di Desa Karawang bantuan dari Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian itu dapat mengairi lahan pertanian seluas 60 hektare. Areal pertanian itu milik Poktan Sauyunan, Poktan Saluyu, dan Poktan Wangi Bunga.

“Pembangunan dam parit itu dikerjakan secara swadaya oleh petani setempat. Waktu pengerjaannya selama 3 hari,” terangnya.

Sejauh ini, Kementerian Pertanian konsen terhadap ketersediaan pangan terutama di Kabupaten Sukabumi. Sehingga berbagai upaya untuk menjaga stabilitas pangan pun terus dilakukan Kementerian Pertanian. Salah satunya menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pertanian yang dibutuhkan para petani.

“Kami optimistis, stabilitas pangan di Kabupaten Sukabumi akan terjaga. Karena saat ini petani terus digenjot untuk meningkatkan berbagai produksi komoditas pertanian,” tandasnya. (adv)

Kontributor: Yana Suryana
Editor: Hafiz Nurachman