Ini Strategi BNNK Sosialisasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba dan Covid-19

MOBIL pencegahan BNNK Sukabumi gencar memberikan sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba dan Covid-19 kepada masyarakat di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi terlibat langsung dalam pencegahan Covid-19. Melalui Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), lembaga tersebut melakukan wawar kepada masyarakat sekaligus diseminasi informasi P4GN sebagai upaya pencegahan bahaya narkoba di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Sosialisasi pencegahan narkoba sekarang bersamaan pandemi Covid-19. Jadi, selain memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, juga pencegahan Covid-19,” ujar Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Fahmi Ciptra Dewantara, Jumat (5/6/2020).

Sosialisasi informasi P4GN fokusnya mengedukasi masyarakat agar mempunyai daya tolak dan imunitas terhadap penyalahgunaan narkoba. Langkah itu juga merupakan perwujudan program Sukabumi Bersih Narkoba (Bersinar).

“Narkoba merupakan musuh bersama yang harus diperangi karena mengancam masa depan kehidupan para penggunanya, terutama generasi muda. Narkoba juga bisa merugikan dari aspek kesehatan,” beber perwira menengah yang pernah bertugas di Polda Jabar itu.

Menurut dia, sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba gencar dilakukan untuk memutus mata rantai penyalahgunaan di kalangan masyarakat. Diharapkan masyarakat tidak tergiur untuk mengonsumsi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) yang sangat berbahaya bagi kesehatan maupun masa depan mereka.

“Harus timbul kesadaran agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif yang dapat merugikan diri kita sendiri dan orang lain. Bahaya narkoba dan Covid-19 harus kita perangi secara bersama-sama,” tegasnya.

Selain itu, BNNK Sukabumi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat. Termasuk menyampaikan pesan P4GN untuk mewujudkan Sukabumi Bersinar. (adv)

Kontributor: Medi Ardiansyah
Editor: Eddy Surya Wijaya