Enam Bersaudara di Cianjur Alami Lumpuh Layu Puluhan Tahun

KAPOLSEK Kadupandak, AKP. Deden Sulaeman, memberikan bantuan bahan pangan dan obat-obatan kepada keluarga penderita lumpuh layuh. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Satu keluarga terdiri dari enam jiwa di Kampung Sumedang RT 01/01, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, mengalami penyakit lumpuh layuh selama puluhan tahun. Berbagai upaya penanganan, termasuk medis, sudah dilakukan bagi keluarga tersebut.

Kondisi keluarga itu membuat jajaran Polsek Kadupandak bergerak membantu pemenuhan kebutuhan pokok pangan mereka. Apalagi saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, keluarga itu sangat membutuhkan bantuan.

“Kami sudah mengunjungi mereka bersama tim dari puskesmas dan bidan desa sekaligus memberikan bantuan sembako. Lokasi rumahnya cukup sulit dijangkau, karena berada di daerah pelosok,” terang Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Sulaeman, Jumat (1/5/2020).

Aktivitas keenam bersaudara tersebut hanya dilakukan di seputaran rumahnya. Beberapa orang menghabiskan waktunya di kasur. Sebagian lagi ada yang bisa berjalan namun di sekitaran rumah.

Sejak 1976, keluarga itu sudah menderita lumpuh layuh. Mereka merupakan anak pasangan Hasbullah dan Sikah Masikah. Pasutri ini memiliki 8 orang anak. Namun dua orang di antaranya yaitu Mardi dan Mulyadi dalam kondisi sehat. Hidup keduanya pun terpisah dengan enam saudaranya.

“Hanya ada dua orang yang kondisi hidupnya normal. Kami juga memberikan obat Trihexyphenidyl 10 lembar. Mereka benar-benar sangat membutuhkan bantuan,” jelas Deden.

Pihak puskesmas dibantu bidan desa setempat rutin mengecek kondisi kesehatan mereka setiap satu bulan sekali.

Kontributor: Ruslan Ependi
Editor: Hafiz Nurachman