Satpol PP Kota Sukabumi Kesulitan OTT Pelaku Vandalisme

PELAKU vandalisme Tugu KusukabumiKu sulit dilacak. Foto: Magnet Indonesia/Rizky Miftah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Penertiban oknum pelaku aksi vandalisme di Kota Sukabumi sulit terdeteksi. Buktinya, sampai saat ini aksi vandalisme, salah satunya di Tugu KusukabumiKu, masih terus berlangsung.

Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat, mengendus aksi vandalisme dilakukan saat malam. Selama itu pula, Satpol PP belum bisa menangkap tangan oknum pelakunya.

“Selama ini kami hanya mengandalkan laporan masyarakat. Jadi, cukup sulit juga menangkap pelakunya. Apalagi kalau aksinya dilakukan malam, sebab tim kami berpatroli dari pagi sampai sore,” jelas Sudrajat, Senin (23/3/2020).

Tidak ada sanksi khusus bagi pelaku seandainya tertangkap tangan. Mereka hanya akan diberikan pembinaan dan hukuman sosial misalnya disuruh membersihkan kembali tembok atau median yang dicorat-coret.

“Kita pernah menangkap anak sekolah yang ketahuan melakukan vandalisme. Sanksinya hanya disuruh membersihkan kembali dan mengecatnya seperti semula,” tegas Sudrajat.

Diberitakan sebelumnya, Tugu KusukabumiKu di bilangan Jalan Ir H Djuanda (Dago) jadi salah satu ikon Kota Sukabumi. Bangunan yang mestinya menjadi etalase wilayah kota karena berseberangan dengan Balai Kota Sukabumi itu mulai terlihat kumuh akibat ulah oknum vandalisme.

Hampir seluruh bangunan Tugu KusukabumiKu dicoreti cat piloks. Di sekitar tugu, terdapat beragam tulisan lainnya pada tembok, termasuk di ruas Jalan R Syamsudin SH.

Kontributor: Rizky Miftah
Editor: Bardal