Twin Geopark Pongkor-Ciletuh Jadi Bahasan Topik Borderline Economic Summit

PENANDATANGANAN MoU pengembangan Twin Geopark Pongkor-Ciletuh antara Pemkab Sukabumi dengan Pemkab Bogor. Foto: Ist

BOGOR | MAGNETINDONESIA.CO – Berbagai persoalan menjadi topik pembahasan pada kegiatan Borderline Economic Summit (BES) yang digelar di salah satu hotel di Kabupaten Bogor, Kamis (12/12/2019). Satu di antara delapan topik yang mencuat soal Twin Geopark Pongkor-Ciletuh yang notabene berada di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.

BES merupakan sebuah forum diskusi dengan mengundang 15 kepala daerah di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Masing-masing Gubernur/Wakil Gubernur dari tiga wilayah turut hadir. Sedangkan bupati dan wali kota terdiri dari Kota Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Lebak.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, membuka kegiatan BES yang diinisiasi Pemkab Bogor itu. Turut hadir Menteri/Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa, dan perwakilan Kementerian PUPR. Sementara Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri mewakili Bupati Sukabumi Marwan Hamami yang berhalangan hadir.

(Baca Juga: Pemprov Jabar Teken MoU dengan Pemda yang Miliki Kawasan Geopark)

“Kegiatan itu menyangkut sinergitas percepatan pembangunan dan merancang program dalam bidang infrastruktur, ekonomi, sosial, dan pariwisata di wilayah perbatasan. Sehingga investasi hadir di 12 kabupaten/kota yang termasuk BES,” terang Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri.

(Baca Juga: Serius Kembangkan Geopark, Pemkab Sukabumi Teken MoU dengan Jepang)

Setidaknya ada delapan isu strategis yang menjadi topik bahasan BES. Di antaranya bidang ekonomi, sosial, dan infrastruktur. Kedelapan isu itu yakni pembangunan Jalur Poros Timur Tengah (PTT) atau Jalur Puncak Dua, pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) pada simpul LRT, pengembangan kawasan TOD pada simpul kereta api, pembangunan jalan khusus tambang, pengembangan Twin Geopark Pongkor-Ciletuh, penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi, penghubung Tol Cimanggis-Cibitung, serta pengendalian banjir di kawasan hulu.

“BES bisa menjadi media promosi dan peluang investasi bersama,” kata Iyos.

Seusai kegiatan BES, Bupati Bogor Ade Yasin dan Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri, melakukan penandatanganan kerja sama atau MoU pengembangan Twin Geopark Pongkor-Ciletuh. (adv)

Kontributor:  Adji Suansa
Editor:  Sulaeman