Goa Karang Pamulang, Lokasi Wisata Religi di Palabuhanratu yang Mesti Dikunjungi

BEGINI penampakan Goa Karang Pamulang yang selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk berziarah. Foto: Magnet Indonesia/Endi Nasrulah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kabupaten Sukabumi sangat kaya dengan berbagai objek wisata. Tak hanya wisata alam yang menawarkan keindahan gunung, rimba, laut, pantai, maupun sungai alias gurilaps, tapi juga wisata religi.

Seperti di Goa Karang Pamulang di Pantai Tenjoresmi di Jalan Raya Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Konon, Goa Karang Pamulang merupakan patilasan Raden Pangeran Panji dan Sang Ratu Munggul Putih alias Eyang Kuncung Putih.

Sejak dibuka menjadi wisata religi, Goa Karang Pamulang banyak dikunjungi peziarah. Tak hanya dari lokal Sukabumi saja, tapi juga dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Indonesia.

Baca JugaPegiat Cagar Budaya Berkumpul di Situs Tugu Gede Cengkuk, Ada Apa?

“Saya mendapat amanah dari sepuh (orang tua) untuk mengurus dan melestarikan tempat ini,” kata Iwan Gunawan, juru kunci alias kuncen Goa Karang Pamulang, kepada magnetindonesia.co, Minggu (29/9/2019).

Ia menuturkan Goa Pamulang sudah dikelola orang tuanya sejak 1997. Ia mendapat amanah dari orang tuanya mengurus tempat itu pada 1998.

“Selain untuk wisata, ada juga wisatawan yang ingin berziarah di dalam goa. Di sini mereka tawasulan dan dzikir. Wisatawan ada yang dari Kalimantan, Bekasi, Banten, Jakarta, Karawang, Indramayu, Cirebon, Jawa Timur, Solo, dan daerah lain,” jelasnya.

Meskipun namanya goa, tetapi Goa Karang Pamulang tak terkesan angker. Di dalam goa sudah tertata rapi. Terdapat beberapa ruangan kecil yang bersih dan nyaman karena dijadikan tempat zikir. Ada juga sumber mata air yang bisa digunakan wisatawan mandi usai berziarah.

“Tempat laki-laki dan perempuan dibedakan. Meskipun mereka pasangan suami istri, tetap harus berpisah,” ucapnya.

Baca JugaPemkab Sukabumi Bangun Masjid di Kawasan Pantai Karanghawu

Ada momen tertentu tingkat kunjungan wisatawan selalu ramai di Goa Karang Pamulang. Satu di antaranya saat malam Selasa Kliwon dan malam Jumat Kliwon.

“Setiap hari juga ada, tapi tidak banyak. Mereka hanya sekadar berkunjung. Kalau bulan Mulud (Rabiul Awal) dan Muharram, pasti ramai banyak yang ke sini untuk tawasulan dan zikir,” tandasnya.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Goa Karang Pamulang, dari arah Kota Sukabumi bisa menuju ke arah Palabuhanratu. Sesampainya di pusat kota Palabuhanratu atau Pasar Semimodern Palabuhanratu, perjalanan dilanjutkan ke arah barat menuju Cisolok. Jaraknya kurang lebih 2 kilometer dari pusat kota Palabuhanratu atau hanya 10 menit menggunakan kendaraan.

Kontributor:   Endi Nasrulah
Editor:   Hafiz Nurachman