Alamak! Puluhan Warga Ciangkrek Diduga Keracunan Masakan Kenduri

SEJUMLAH warga Desa Mekarasih, korban keracunan yang diduga berasal dari makanan hidangan resepsi pernikahan mendapat penanganan tim medis puskesmas di SDN Cibuntu dan Balai Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (16/9/2019) malam. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Keracunan massal diduga karena makanan kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Setelah dihebohkan dengan keracunan massal sebanyak 176 warga Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, kali ini menimpa warga di tiga RT di RW 04 Kampung Babakan Kedusunan Ciangrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan.

Kejadiannya berawal pada Senin (16/9/2019) sekitar pukul 17.30 WIB. Usai menyantap masakan saat digelar acara resepsi pernikahan, sejumlah warga mengalami pusing, mual, dan muntah. Mereka pun memeriksakan diri ke puskesmas pembantu setempat

“Awalnya ada tujuh orang. Tapi jumlah korban dugaan keracunan terus bertambah,” kata Relawan BPBD Kecamatan Simpenan, Yayan Bastiar.

Baca JugaTinggal Tersisa 3 Orang, Korban Keracunan Diobservasi di RSUD Palabuhanratu

Informasi terakhir, jumlah korban sebanyak 65 orang. Mereka terdiri dari dewasa dan anak-anak. Sebanyak 62 orang dirawat di SDN Cibuntu, Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Cibuntu, serta Balai Desa Cibuntu. Sementara 3 orang di antaranya dirujuk ke RSUD Palabuhanratu.

Dugaan sementara keracunan dari makanan yang dimakan warga di tempat hajatan. Masakan yang dikonsumi pada acara hajatan itu di antaranya nasi, bihun, mi, dan ayam goreng bumbu. Pihak kepolisian pun turun tangan menyelidiki kasus dugaan keracunan itu.

“Tadi malam, kami sudah ambil sampel makanan itu untuk dicek laboratorium,” terang Kapolsek Simpenan, AKP Aguk Khusaini, Selasa (17/9/2019).

Baca JugaDPRD Kabupaten Sukabumi Minta Digencarkan Sosialisasi PHBS Agar Bisa Cegah Keracunan

Sejak awal kejadian, warga yang diduga mengalami keracunan itu mendapat penanganan medis secara darurat. Mereka ditangani tim medis gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan Puskesmas Kecamatan Simpenan.

“Malam tadi, kami baru menerima 3 pasien korban keracunan rujukan dari Pustu Desa Cibuntu. Tim medis kami bergerak cepat menangani pasien setelah tiba di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Mereka rata-rata mengalami muntah dan pusing. Tidak ada gejala mencret. Mudah-mudahan hari ini pasien bisa pulih,” ungkap Kepala Seksi Pelayanan Medis, Penunjang Medis, dan Logistik RSUD Palabuhanratu, dr Whisnu Budi Haryanto, kepada magnetindonesia.co.

KontributorEndi Nasrulah/Indra Sopyan
EditorSulaeman