Di Sukabumi, Prabowo-Sandi Terlalu Digdaya Bagi Jokowi-Amin

ANGGOTA DPR RI Heri Gunawan mengelar jumpa pers di Sekretariat Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan (RAI HG), Jalan Arif Rahman Hakim, Warudoyong, Sukabumi, Jumat (19/4/2019). Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Raihan suara pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno digdaya di Kabupaten dan Kota Sukabumi. Hasil perolehan suara sementara berdasarkan pengumpulan Formulir C1 Plano di sejumlah TPS, pasangan Prabowo-Sandi unggul sebesar 70,25 persen, sementara rivalnya pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin hanya meraih 29,75 persen.

Di Kabupaten Sukabumi suara Prabowo-Sandi sebanyak 70,25 persen, sedangkan suara Jokowi-Amin hanya 29,75 persen. Sementara di Kota Sukabumi suara Prabowo-Sandi mencapai 70,34 persen dan pasangan Jokowi-Amin hanya 29,66 persen.

Panglima Roemah Djoeang Dewan Komando Dapil Jabar IV sekaligus anggota DPR RI, Heri Gunawan, optimistis raihan suara Prabowo-Sandi akan terus bertambah. Suara sementara berdasarkan Formulir C1 Plano dari sejumlah TPS se-Sukabumi memperlihatkan suara Prabowo-Sandi menguat.

“Alhamdulillah, raihan suara ini sesuai target awal. Dari suara masuk sekitar 50 persen di seluruh TPS dari total DPT se-Sukabumi sebanyak 2.058.702 orang, Prabowo-Sandi terus menguat dan unggul dengan raihan 71,25 persen,” kata HG, sapaan Heri Gunawan, saat jumpa pers di Sekretariat Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan (RAI HG), Jalan Arif Rahman Hakim, Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (19/4/2019).

Dengan kemenangan ini, HG menyerukan kepada seluruh simpatisan, relawan, dan kader parpol pengusung untuk mengawal dan menjaga suara di masing-masing TPS, tingkat desa, kecamatan, hingga KPUD.

“Mari kita fokus ke pengamanan suara. Jangan sampai ada kecurangan. Kemenangan Prabowo-Sandi sudah di depan mata. Kawal terus kemenangan ini,” ujar HG optimis.

Dia mengingatkan kepada seluruh simpatisan, relawan, dan kader parpol pengusung melarang euforia atas kemenangan sementara ini.

“Sekalipun kita melakukan quick qount dengan C1 Plano secara langsung, sebaiknya menunggu hasil resmi dari KPU,” seru HG.

Berdasarkan data penghitungan suara Pilpres pada 2014 di Kabupaten Sukabumi, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya mendapatkan 392.927 suara atau sekitar 32 persen. Dari total 47 kecamatan, Jokowi-JK hanya menang di satu kecamatan yakni Ciracap.

Sementara, Prabowo yang didampingi Hatta Rajasa menang telak di 46 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Prabowo-Hatta mendulang 829.802 suara atau 68 persen. Sedangkan di Kota Sukabumi, dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2014, Prabowo-Hatta memperoleh 120.118 suara. Jokowi-JK hanya mendapat 53.070 suara.

Keunggulan Prabowo-Sandi berbanding lurus dengan raihan suara Partai Gerindra di Sukabumi. Caleg petahana nomor urut 1 ini mengklaim perolehan suara menuju kursi DPR RI untuk kali keduanya kian terbuka lebar. Di banding dengan raihan suara para caleg DPR RI dari 15 parpol lainnya, raihan suara HG hingga saat ini masih paling tinggi.

“Menilik dari suara sementara yang masuk raihan suara saya juga tertinggi di antara caleg dari parpol lainnya. In Syaa Allah, amanah dari warga Sukabumi akan kembali mewakili kedua kalinya di Senayan,” ungkap HG.

Reporter:   Kemal Vasha
Editor:   Sulaeman