Gila! Ada yang Berani Buang Diduga Limbah Kimia Cair di Lahan Umum

SEJUMLAH warga berkumpul di lokasi tempat dibuangnya dugaan limbah kimia cair yang mengakibatkan masyarakat mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah. Magnet Indonesia Online/Mokh Ikhsan

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Sejumlah warga Kampung Pasirlembu, Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, mengalami mual, pusing, sesak napas, hingga muntah-muntah. Penyebabnya diduga dipicu pembuangan limbah kimia di sekitar lokasi galian pasir yang berdekatan dengan permukiman warga.

“Iya memang saya mendapat kabar warga di belakang pabrik merasa pusing, mual, dan muntah-muntah akibat bau limbah kimia yang dibuang dekat galian pasir,” tutur Apud, Satpam SPBE di Jalan Raya Cibogo, kepada Magnet Indonesia Online, Sabtu (28/7/2018) malam.

Informasinya, terdapat 4 drum cairan limbah yang dibuang di sekitar lokasi galian pasir. Beberapa warga terpaksa dibawa ke puskesmas setempat karena kondisinya dikhawatirkan semakin parah.

Sejumlah warga setempat mendapati sebuah mobil pikap berwarna hitam membawa empat drum sebelum bau menyengat muncul pada Sabtu (28/7/2018) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Drum itu diduga merupakan limbah cair yang sengaja dibuang di sekitar lokasi galian pasir.

“Waktu itu ada mobil terparkir. Saya kira mobil pemilik tanah yang mau membuat warung. Ternyata bukan. Yang ada di dalam mobil menurunkan empat buah drum,” ujar Asep (65), pedagang kopi di galian pasir, yang tempat usahanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi pembuangan limbah.

Asep sempat menanyakan isi dalam drum tersebut kepada pelaku dugaan pembuang limbah. Jawabannya cukup mengagetkan karena isi dalam drum merupakan limbah kimia cair dari rumah sakit.

“Saya sambil lewat sempat nanya, buang apa itu?. Katanya limbah dari rumah sakit. Cairan apa lah namanya, saya lupa lagi,” ucapnya.

Selang beberapa jam setelah mereka pergi, tercium bau yang cukup menyengat. Tidak hanya Asep yang mencium bau menyengat itu. Beberapa sopir truk galian pasir juga mengaku mengalami pusing, mual, muntah-muntah, dan sulit bernapas.

“Bahkan katanya bau limbah tercium hingga ke Bojongpicung, Ciranjang, dan Mande. Tadi sore (Sabtu) banyak yang datang melihat sumber bau limbah kimia ini,” jelasnya.

Atas inisiatif pihak perusahaan galian pasir, pada Sabtu (28/7/2018) sekitar pukul 20.00 WIB, empat drum diduga berisi limbah kimia cair itu dikubur dengan menggunakan alat berat backhoe.

ReporterMokh Ikhsan
EditorBondan Prakoso