Alamak! Tiga Pelajar Ini jadi Pelaku Jual-beli Senjata Tajam

WALI Kota Bogor, Bima Arya, menunjukkan senjata tajam milik pelajar yang dijual bebas via online. Magnet Indonesia Online/H Purnama

BOGOR | MAGNETINDONESIA.CO – Wali Kota Bogor, Bima Arya, ikut menangkap tangan tiga pelajar yang sedang bertransaksi senjata tajam di kawasan Mulyaharja, Bogor Selatan, Rabu (18/7/2018) siang.

Terungkapnya kasus transaksi jual-beli senjata tajam bermula dari laporan masyarakat. Transaksinya dilakukan secara daring di media sosial.

“Penjualan sajam dilakukan via online. Mudah sekali mereka mendapatkannya. Transaksinya bahkan dilakukan secara terang-terangan. Saya minta untuk ditelusuri. Hasilnya, kami menangkap tiga orang pelajar ini,” ungkap Bima.

Ia menyebutkan senjata tajam itu diduga akan digunakan sebagai alat tawuran antarpelajar. Karena itu, penangkapan terhadap para pelajar yang terlibat transaksi jual-beli senjata tajam melibatkan aparat kepolisian.

“Kami akan berantas praktik-praktik jual-beli senjata tajam seperti ini,” tegasnya.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Komisaris Agah Sanjaya, mengatakan meskipun para pelakunya merupakan anak di bawah umur, tetapi proses hukum terus berlanjut.

“Kami akan tindak tegas siapapun yang berupaya atau terindikasi melakukan kriminal,” tegasnya.

Reporter:   H Purnama
Editor:   Sulaeman