Pohon Rawan Tumbang di Kawasan Cagar Alam Palabuhanratu Dipangkas dan Ditebang

POHON rawan tumbang di kawasan Cagar Alam dan TPU Panyairan Palabuhanratu ditebang petugas gabungan. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sejumlah perangkat daerah Kabupaten Sukabumi dan BUMN dilibatkan dalam penanganan pohon rawan tumbang yang berada di bahu jalan nasional ruas Batusapi-Palabuhanratu, tepatnya di kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu dan TPU Panyairan Palabuhanratu. Perangkat daerah dan perusahaan BUMN yang terlibat di antaranya Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), BPBD, unsur Kecamatan dan Kelurahan Palabuhanratu, petugas PLN, serta masyarakat.

Penanganan dilakukan dengan cara memangkas dan menebang pohon rawan tumbang. Setidaknya, tiga pohon mahoni yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan ditebang petugas gabungan. Selain itu, ranting pohon yang menjuntai ke badan jalan juga turut dipangkas.

BACA JUGA   Lahan Poktan Mekar Jaya Ditunjuk sebagai Lokasi Penangkaran Benih Jagung Hibrida Nasa 29

“Pemangkasan dan penebangan pohon di kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu dan TPU Panyairan ini diinisiasi oleh Camat Palabuhanratu. Kami dilibatkan berkaitan dengan tupoksi, meski jalan itu kewenangan pusat,” ujar Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi, Jumat, 6 November 2026.

Kegiatan pemangkasan dan penebangan pohon di ruas jalan nasional tersebut dimulai sejak Kamis hingga Jumat. Pohon rawan tumbang itu dengan tinggi diperkirakan mencapai kurang lebih 10 meter. Namun, petugas dihadapkan pada kondisi pohon yang dipenuhi ranting dan dedaunan sehingga penangannya memakan waktu lama. Bahkan saat dilakukan penanganan pohon, ruas Jalan Batusapi-Palabuhanratu sempat macet total oleh kendaraan dari dua arah.

Add New Playlist