<strong>SUKABUMI</strong> | <strong>MAGNETINDONESIA.CO</strong> - Agroindustri dan pariwisata merupakan visi Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan masyarakat lebih sejahtera. Tak kalah menarik, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian yang diusahakan masyarakat. "Pemkab Sukabumi fokus membangun sektor agroindustri dan pariwisata yang berkaitan dengan ketahanan pangan," kata Wakil Bupati Sukabumi Andreas saat menghadiri peringatan Hari Pangan Sedunia di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, di Kecamatan Cikembar, Kamis, 5 November 2026. Ia mendorong sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan, dan Peternakan untuk mendukung program ketahanan pangan. Kolaborasi apik antarperangkat daerah dapat mewujudkan ketahanan pangan secara berkelanjutan. "Kita tahu, hasil panen petani Sukabumi sekarang sudah tembus pasar induk. Jadi, tanam hingga pendistribusian hasil pertanian sudah diatur dan berkelanjutan. Metode ini menjadikan petani tidak sekadar menanam saja, tapi sudah berpikir ke arah bisnis. Ke depan petani milenial harus diperbanyak," bebernya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Gatot Sugiharto mengatakan kekayaan pangan di Sukabumi merupakan anugerah yang tak terhingga. Sebab, tidak semua daerah memiliki keanegaragaman pangan seperti Sukabumi. "Bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia, kami berharap semua pihak bisa mengenal keanekaragaman pangan dan peduli ketahanan pangan," pungkasnya. (<strong>adv</strong>)<!--nextpage--> <strong>Reporter</strong>: Jey Sidik <strong>Editor</strong>: Hafiz Nurachman