SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kegiatan aksi bersih-bersih (korve) di sepanjang jalan provinsi dan nasional masih dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi melibatkan instansi lain dan pelajar. Kali ini dilaksanakan di ruas jalan utama di wilayah utara mulai dari Kecamatan Sukalarang, Kadudampit, Cicurug, jalur Lingkar Selatan, Jalan Palabuhan II, hingga ruas Jalan Cibadak-Warungkiara.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengatakan kegiatan korve difokuskan di sepanjang jalan provinsi dan nasional yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi sehingga berpotensi menghasilkan timbulan sampah. Aksinya meliputi pembersihan sampah di bahu jalan, saluran drainase, serta pemangkasan rumput liar.
“Kita juga melakukan penataan lingkungan agar tetap rapi dan bersih. Kegiatan bersih-bersih sebagai upaya menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga lingkungan sekitar,” ujarnya, Rabu, 22 April 2026.
Menurutnya, kegiatan korve merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI dan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 28/LH.01.04.02/DLH tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI tingkat Provinsi.
“Timbulan sampah di sepanjang bahu jalan meningkat menjadi salah satu alasan dilaksanakan aksi bersih-bersih. Ini tentunya membutuhkan respons cepat agar lingkungan jalan tetap bersih dan nyaman,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pembersihan sampah ini melibatkan lintas perangkat daerah dan sekolah-sekolah. Lingkungan asri dan nyaman diperlukan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan. Sehingga, kegiatan korve bisa memperkuat budaya gotong royong dan meningkatkan kualitas lingkungan.












