<strong>SUKABUMI</strong> | <strong>MAGNETINDONESIA.CO</strong> - Tim Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (Evran) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat melakukan entry meeting ke Kabupaten Sukabumi. Sasaran entry meeting tim Evran BPKP Jabar dititikberatkan pada sektor pendidikan, kesehatan, penurunan kemiskinan, prevalensi stunting, ketahanan pangan, serta dukungan program hasil terbaik cepat. Kedatangan rombongan tim Evran BPKP Provinsi Jawa Barat disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman didampingi seluruh kepala daerah. Tim Evran bersama jajaran Pemkab Sukabumi langsung menggelar rapat di Pendopo Sukabumi, Selasa, 3 Maret 2026 Ketua rombongan tim Evran BPKP Jabar Iman Husyanto menyebutkan kegiatan evaluasi perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Sukabumi telah dilaksanakan sejak 24 Februari dan akan berakhir pada 6 Maret 2026. Target pelaksanaan evaluasi yaitu di sektor pendidikan, kesehatan, penurunan angka kemiskinan, prevalensi stunting, dan program ketahanan pangan. "Ada beberapa program prioritas pembangunan daerah yang kita evaluasi. Bagaimana membuat perencanaan dan penganggaran sebuah program itu menjadi sasaran tim Evran," kata Iman. Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menyampaikan bahwa Pemkab Sukabumi berkomitmen menyeleraskan postur APBD sesuai dengan arahan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran. Dengan begitu para perangkat daerah dalam tempo sesingkat-singkat dapat menyiapkan data dan dokumen pendukung untuk dievaluasi tim Evran BPKP. "Para pengelola perencanaan di masing-masing perangkat daerah untuk berkoordinasi secara intensif dengan Inspektorat dan Bapperida selaku fasilitator pelaksanaan evaluasi. Kami juga memerintahkan para kepala perangkat daerah segera mengumpulkan dokumen pendukung yang akan dievaluasi tim auditor BPKP," tandasnya. (<strong>adv</strong>)<!--nextpage--> <strong>Reporter</strong>: Gilang Ramadan <strong>Editor</strong>: Rian Munajat