Kemensos merekomendasikan dilakukan penanganan serius terhadap perkembangan kejiwaan pelaku. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari.
“Awalnya korban, bisa berpotensi jadi pelaku. Karena itu, saya merekomendasikan pelaku layak didampingi psikiater,” tegasnya.
Intan mengimbau lembaga pendidikan, orang tua, dan lingkungan sosial, harus berpartisipasi aktif memerhatikan perkembangan psikologis anak. Secara berkala pantau lingkungan pergaulan anak saat di luar rumah maupun sekolah.
“Hindari pengekangan berlebih kepada anak, nanti anak akan berontak. Lebih penting anak-anak usia sekolah diberikan edukasi dan penyuluhan tentang kekerasan seksual sesama jenis maupun lawan jenis,” pungkasnya.
Reporter: Iqbal Salim
Editor: Dian Andrean Jarwo









