DLH Kabupaten Sukabumi Prediksi Volume Sampah di Destinasi Wisata Meningkat pada Libur Lebaran

PETUGAS kebersihan berjibaku membersihkan dan mengangkut sampah di lokasi wisata Pantai Citepus Kecamatan Palabuhanratu. Foto: Magnet Indonesia

Rasyad menyebut, produksi sampah yang dibuang ke TPA Cimenteng Kecamatan Cikembar mencapai sekitar 214 ton per hari. Memasuki bulan Ramadan terjadi peningkatan rata-rata 220-230 ton per hari. Penambahan sampah itu berasal dari pertokoan, pasar, pusat tempat keramaian, dan permukiman.

“Besar kemungkinan volume sampah akan terus bertambah. Antisipasinya, petugas kebersihan berikut armada sudah kita tempatkan, baik di tiap destinasi wisata maupun permukiman. Pengondisian ini agar tidak terjadi penumpukan dan keterlambatan pengangkutan sampah,” ungkapnya.

Sebelumnya, DLH Kabupaten Sukabumi sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif ihwal meningkatnya produksi sampah setelah Ramadan. Satu di antaranya melakukan rapat koordinasi antisipasi lonjakan pengunjung ke tempat wisata di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Rakor melibatkan Badan Pengelola Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (BP CPUGG), Dinas Pariwisata, Diskominfosan, seluruh Korwil Kebersihan lingkup DLH, serta para camat di kawasan geopark.

BACA JUGA   Pengelola ODGJ Audiensi dengan Pemkab Sukabumi

Hasil rakor merekomendasikan para pengelola tempat wisata, restoran, dan hotel, yang banyak dikunjungi wisatawan serta berpotensi menimbulkan produksi sampah supaya membuat dan memasang spanduk imbauan liburan ramah tanpa sampah.

“Kami berharap wisatawan lokal maupun dari luar daerah tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita bersama-sama mengurangi sampah, terutama sampah plastik yang sulit terurai. Sehingga tumpukan sampah bisa kita kendalikan dengan baik,” pungkasnya. (adv)

Reporter:  Nanan Apon
Editor:  Me’enk Herman

Add New Playlist