“Selama menjalankan bisnis online, aku pernah mengalami kerugian dan dicurangi konsumen. Belajar dari kejadian itu aku semakin paham cara berbisnis online,” ungkapnya.
Seiring berjalannya waktu, kini Asyifa memiliki tim kuat dan solid dalam menjalankan bisnisnya. Ia pun bisa kembali fokus sebagai pramugari. Saat ini Asyifa tercatat sebagai pramugari di maskapai penerbangan internasional Saudia Airlines milik Kerajaan Arab Saudi.
“Supaya bisnis online dan pekerjaan jalan bersamaan, komunikasi harus kita jalin lebih intensif,” ucapnya.
Asyifa mengaku bersyukur bisa sukses menjalankan bisnis online dalam waktu singkat. Apalagi sekarang ia sudah kembali aktif sebagai pramugari, sehingga bisa mengajak sang ibu keliling dunia dan umrah setiap tahun ke tanah suci Mekkah serta hobinya bertraveling jadi tersalurkan.
“Mulailah berbisnis dan jangan pernah takut. Tetap berusaha dan semangat dalam mengarungi kehidupan ini,” kata perempuan lulusan salah satu SMKN di Sukabumi itu berpesan untuk sesama kru kabin agar tetap berjuang di tengah pandemi.
Selepas tamat di bangku SD, SMP, hingga SMKN di Sukabumi, Asyifa kemudian melanjutkan studi di Jakarta. Kala itu ia ikut dengan ibunya di Jakarta setelah kedua orang tuanya resmi bercerai. Kondisi itu membuat Asyifa terpacu untuk menjadi pribadi yang mandiri dan kuat.
“Dulu sambil kuliah, aku mencari pekerjaan untuk membantu ekonomi keluarga. Waktu itu melamar kerja dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Suatu ketika aku tertarik menjadi pramugari mengikuti jejak teman-teman. Awalnya sempat tidak ‘percaya diri’ karena body aku tak terlalu semampai dan masih pakai kawat gigi, belum bisa dandan seperti sekarang,” tutur Asyifa berkisah.














