Wilayah Kadupandak dan Cibeber di Kabupaten Cianjur Diterjang Tanah Longsor

MATERIAL batu bekas longsor menutup jalan utama antarkecamatan di Kampung Cipining, Desa Sukajaya, Kecamatan Leles. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Sejumlah wilayah di Kecamatan Kadupandak dan Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur diterjang tanah longsor. Terdapat dua titik yang terjadi longsor bersamaan curah hujan tinggi.

Di Kecamatan Kadupandak, lokasinya di kawasan Purut dan di Kampung Cipining Desa Sukajaya yang merupakan jalan utama Kecamatan Leles-Cijati- Kadupandak. Sedangkan di Desa Salagedang Kecamatan Cibeber longsor menutupi jalan provinsi.

“Material longsorannya berupa batuan sebesar kendaraan roda empat,” ujar Koordinator Tagana Kecamatan Leles, Dadan, kepada magnetindonesia.co, Kamis (5/3/2020).

Arus kendaraan pun tersendat. Hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melintasinya. Material longsoran itu berupa batu kapur padat.

“Longsor ini harus segera ditangani agar jalan kembali bisa dilalui. Sudah ada beberapa warga yang mencoba membelah material batu dengan pahat. Mudah-mudahan saja bisa langsung tertangani,” kata Dadan.

Kepala Bidang Preservasi Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cianjur, Didi, mengaku segera melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Balai PUPR yang ada di Kecamatan Leles dan Kadupandak.

“Longsor di kawasan Purut sudah kita tangani menggunakan alat berat. Sedangkan longsor di Kecamatan Leles, pejabat balai sudah berangkat ke lokasi untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dalam penanganannya,” terangnya.

Demikian pula longsor di jalur utama Jalan Raya Cibeber berlokasi di Desa Salagedang Kecamatan Cibeber sudah kembali bisa dilalui dengan normal karena telah ditangani pihak PUPR Provinsi Jabar.

“Jalan utama tersebut bukan domain kita. Tapi sudah ditangani PUPR Provinsi Jabar,” sebut Didi.

Kontributor: Ruslan Ependi
Editor: Medi Ardiansyah