Kabupaten Sukabumi Segera Terapkan Konsep Smart City

SEKDA Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri, memimpin acara Focus Grup Discussion (FGD) pengembangan smart city, di aula Pendopo Sukabumi, Selasa (12/11/2019). Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kabupaten Sukabumi segera menerapkan konsep smart city. Konsepnya lebih diarahkan berbasis teknologi dengan tujuan memudahkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

“Perkembangan teknologi saat ini perlu dibarengi dengan konsep smart city. Jadi, konsepnya mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri, di sela membuka acara Focus Grup Discussion (FGD) pengembangan smart city di Kabupaten Sukabumi, di aula Pendopo Sukabumi, Selasa (12/11/2019).

Tujuan penerapan konsep smart city lebih kepada mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga. Bukan keniscayaan konsep itu bisa dilaksanakan karena adanya dukungan perangkat elektronik yang saling terhubung dan mampu mengirim data ataupun melakukan tindak lanjut dengan campur tangan manusia yang minimal.

(Baca Juga: Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Luncurkan Sistem Pemanfaatan Data Kependudukan Berbasis DWH)

“Integrasi teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi, membagikan informasi kepada publik, memperbaiki pelayanan ataupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas dia.

Pengembangan smart city di Kabupaten Sukabumi, kata Iyos, lebih kepada kebutuhan layanan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola kota yang efisien dan efektif. Sejauh ini, sambung dia, Kabupaten Sukabumi belum seluruhnya mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi hingga level tertentu dalam proses tata kelola dan operasional sehari-hari.

(Baca Juga: Sekda Ingatkan ASN Ikuti Perkembangan Revolusi Industri)

“Pengembangan smart city di Kabupaten Sukabumi ke depan harus sudah terintegrasi dalam satu sistem informasi yang dapat mempermudah pengelolaan maupun pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.

Sistem informasi terintegrasi sudah diterapkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi melalui pemanfaatan data kependudukan menggunakan Data Warehouse (DWH) dan Dukcapil Go Digital. Layanan berbasis digital itu sudah bisa diakses masyarakat yang membutuhkan informasi data kependudukan maupun pembuatan administrasi kependudukan (adminduk).

(Baca Juga: Keren! Ada Inovasi Program Baru pada Layanan Adminduk di Kabupaten Sukabumi. Apa Itu?)

“Sekarang pembuatan adminduk sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Integrasi Database Kependudukan (SIIDaKep),” terang Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Sopyan Effendy, usai mengikuti acara FGD pengembangan smart city.

Sistem ini, menurut dia, memudahkan pencarian data kependudukan yang dibutuhkan masyarakat. Termasuk inovasi mencetak KTP elektronik, KK, maupun Akta Kelahiran dalam satu hari bisa selesai atau dikenal one day service.

“Ini juga salah satu pengembangan smart city di Kabupaten Sukabumi yang sudah kami terapkan,” tandasnya. (adv)

Reporter:  Kemal Vasha
Editor:  Hafiz Nurachman