Tata Trotoar, Dinas PUPR Kabupaten Cianjur ‘Terpaksa’ Tebang Pohon

DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur, menebang pohon di atas trotoar yang menghalangi pejalan kaki. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Pemkab Cianjur sedang menata trotoar dan drainase. Namun, pada ruas-ruas trotoar itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cianjur melakukan penebangan pohon-pohon besar seperti di Jalan Siliwangi, Jalan Siti Jenab, Jalan Otista II, serta Jalan Aria Cikondang.

“Sebetulnya pepohonan itu akarnya ada yang sudah menutup saluran air serta makin tumbuh. Jadi, kita tata trotoar dengan memangkas pohon yang menghalangi,” ujar Kepala Bidang Preservasi Jalan Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Didi Sunardi, kepada magnetindonesia.co, Kamis (26/9/2019).

Baca JugaJalan Ditutup 202 Hari karena Dicor, Sopir Elf Cijati Protes

Kondisi tersebut diperparah juga dengan banyaknya tiang telepon pada trotoar. Sehingga, Dinas PUPR meminta agar tiang listrik bisa dipindahkan.

BACA JUGA   Proyek Pembangunan Jembatan Ciseureuh Diduga Serobot Lahan Milik Warga

“Kalau pohon itu tak dibongkar, kami khawatir akarnya akan menyumbat saluran air hingga bisa menimbulkan banjir,” tuturnya.

Baca JugaProyek Jalan Senilai Rp2 Miliar Hanya Ditopang Bambu

Namun demikian, untuk tetap menjaga ada penghijauan di tengah perkotaan, Dinas PUPR akan membangun blumbak yang menjorok ke jalan guna menanam kembali pohon keras. Sehingga keberadaan pohon itu tidak mengganggu pejalan kaki maupun menghambat aliran selokan.

“Sudah kami perhitungkan. Intinya, kami ingin mengembalikan lagi fungsi trotoar sebagaimana mestinya,” tandas dia.

KontributorRuslan Ependi
EditorHafiz Nurachman

Add New Playlist