Pegiat Sosial dari Amerika Serikat Ini Sambangi Cianjur, Ada Apa?

PENDIRI Yayasan Mentari, Sandra Waworuntu, berinteraksi dengan rathsan pelajar di SMPN 1 Cianjur tentang cara penanggulangan human trafficking. Magnet Indonesia Online/M Najib

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Di ruang multimedia SMPN 1 Cianjur, Sandra Waworuntu, berbicara gamblang soal bahaya praktik human trafficking (perdagangan manusia), Kamis (23/8/2018).

Pendiri Yayasan Mentari yang berkedudukan di New York, Amerikan Serikat itu, ‘mencekoki’ ratusan pelajar agar terhindar dari praktik-praktik human trafficking.

“Kami datang ke sini untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar di Cianjur cara menanggulangi human trafficking,” kata Sandra kepada wartawan usai kegiatan.

Selain sosialisasi secara verbal, Sandra juga melakukannnya dengan cara non-verbal. Caranya dengan membagikan buku berjudul Impian Dewi. Buku itu bercerita banyak soal human trafficking.

“Melalui buku ini diharapkan para pelajar di Cianjur bisa memahaminya,” tutur Sandra.

Selain di Cianjur, Sandra juga melakukan hal serupa kepada pelajar lainnya di Jawa dan Bali. Hampir 15 ribuan pelajar di berbagai sekolah sudah diberikan sosialisasi.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa bermanfaat,” tandasnya.

Wakil Ketua P2TP2A Kabupaten Cianjur, Yeni Nuraeni, mengatakan selama ini penanggulangan korban human trafficking dilakukan lintas sektoral, terutama dengan pemerintah daerah maupun dengan kepolisian.

“Pemerintah daerah sangat mendukung. Salah satunya program penjemputan korban human trafficking di Batam, Medan, serta Entikong yang berbatasam dengan Malaysia,” tandasnya.

ReporterM Najib
EditorBondan Prakoso