SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sebanyak 242 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Palabuhanratu resmi menyandang gelar sarjana setelah dinyatakan lulus akademik. Selanjutnya mereka mengikuti sidang senat terbuka wisuda ke-20 untuk melengkapi keabsahan sarjana strata satu (S1) yang digelar di salah satu hotel berbintang di kawasan Kecamatan Cikakak, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Sidang senat terbuka wisuda S1 STAI Palabuhanratu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, Wakil Koordinator PTAIS Wilayah II Jawa Barat Aan Hasanah, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Mansurudin, serta sejumlah tamu undangan.
Di hadapan para wisudawan, Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menekankan pentingnya kompetensi, integritas, dan akhlak sebagai bekal utama memasuki dunia kerja dan menghadapi persaingan. Sebab, gelar sarjana tanpa diikuti peningkatan kemampuan tidak cukup dalam perkembangan zaman sekarang.
“Kompetensi adalah kunci sukses. Kalau tidak memiliki kompetensi, akan kalah bersaing. Tetapi kompetensi juga harus diiringi integritas dan akhlak,” tegasnya.
Ia menilai, banyaknya lulusan perguruan tinggi membuat persaingan semakin terbuka. Karena itu, alumni STAI Palabuhanratu diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan integritas yang baik.
“Wisuda ini bukan akhir dari proses belajar. Teruslah belajar dan tingkatkan kompetensi. Jadilah lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” serunya.
Ketua STAI Palabuhanratu, Budi Munawar Khutomi, menyebut wisuda sarjana angkatan ke-20 tahun akademik 2025/2026 ini hasil proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian mereka selama mengikuti perkuliahan.










