SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah Cicurug telah melaksanakan kegiatan peningkatan jaringan irigasi permukaan Daerah Irigasi (DI) Cipamatutan, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda. Pembangunan jaringan irigasi sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional dalam hal meningkatkan produksi pertanian, terutama padi sawah.
Kepala TU UPTD PU Wilayah Cicurug, Yasin Latif, mengatakan, keberadaan jaringan irigasi permukaan sangat dibutuhkan petani di wilayah Kecamatan Parungkuda untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Sehingga masyarakat lebih mudah melakukan aktivitas bertani dengan memanfaaatkan air dari jaringan irigasi untuk mengairi lahan sawah.
“Pekerjaan peningkatan jaringan irigasi telah selesai dilaksanakan oleh pihak ketiga. Sekarang DI Pamatutan sudah bisa digunakan masyarakat untuk mendukung produktivitas pertanian,” ujar Yasin, Senin, 12 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pengelola air irigasi berikut jaringan pendukungnya diserahkan kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai sebagai organisasi lokal yang di dalamnya para petani. Mereka bertanggung jawab melakukan pengaturan air irigasi yang akan dialirkan ke areal pertanian.
“Peran P3A Mitra Cai sangat vital. Air irigasi harus tetap mengalir ke lahan persawahan. Masyarakat yang membutuhkan pengairan untuk sawah bisa berkoordinasi dengan petugas pengaturan air irigasi,” terangnya.
Sementara itu, P3A Mitra Cai Wilayah Cicurug, Dadan Setiadarma, menyebut jaringan irigasi permukaan DI Pamatutan dapat mengairi sawah lebih kurang 54 hektare. Ke depan petani di Kecamatan Parungkuda dan sekitarnya tidak akan kekurangan air untuk lahan pertanian setelah dibangun oleh pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PU Kabupaten Sukabumi.











