“Warga nyaman saat melintasi jembatan dan petani pun lebih mudah membawa hasil pertaniannya. Anggota kami juga tentunya lebih nyaman dan mudah berpatroli,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menambahkan biaya pembangunan Jembatan Gantung Prima Jantake hasil urun rembuk stakeholder yang peduli terhadap lingkungan warga. Keberadaan jembatan ini sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak swasta yang membantu pembangunan akses masyarakat.
“Ini bukan sekadar pembangunan jembatan, namun bentuk kepedulian kita dalam mewujudkan akses penyeberangan. Jembatan ini dulu terbuat dari bambu, sekarang lebih kokoh dan bagus sehingga warga tidak takut lagi ketika melewatinya,” pungkasnya. (adv)
Reporter:Â Jey Sidik
‎Editor: Rian Munajat













