SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) meluncurkan program Berbagi Hewan Kurban (Berehan) yakni tabungan kurban khusus bagi aparatur sipil negara (ASN). Program Berehan sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan peternak lokal.
Di Kabupaten Sukabumi, program tersebut mulai disosialisasikan kepada para ASN yang digelar di Bale Pangripta Bapperida, Rabu, 1 Juli 2026. Sosialisasi dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, perwakilan Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat, Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, perwakilan peternak muda, serta para pejabat eselon II dan camat.
“Program Berehan merupakan inisiatif Pemprov Jabar untuk memudahkan ASN mempersiapkan ibadah kurban melalui sistem tabungan,” kata Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar membantu perencanaan keuangan ASN mengenai ibadah kurban, tetapi menjadi instrumen penggerak perekonomian masyarakat, terutama peternak sapi, kerbau, domba, maupun kambing.
“Saya yakin ASN di lingkup Pemkab Sukabumi memiliki semangat untuk berkurban. Mekanisme kurban diarahkan melalui sistem tabungan sehingga lebih terencana dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Direktur OJK Provinsi Jabar, Yuzirwan, mengatakan program Berehan menjadi motor penggerak perekonomian daerah sekaligus model pengembangan keuangan syariah yang dapat diterapkan di berbagai provinsi di Indonesia. Program ini menggunakan mekanisme autodebet bulanan melalui bank daerah hingga waktu pelaksanaan kurban. Sedangkan dana yang terkumpul akan diserahkan kepada peternak lokal untuk menyediakan hewan kurban yang berkualitas.













