Desa Nyalindung Jadi Lokus Kegiatan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam

KEGIATAN gerakan percepatan semai, olah lahan, dan tanam di Desa/Kecamatan Nyalindung. Foto: Istimewa

“Semua pihak perlu memperkuat koordinasi, mempercepat proses semai dan tanam, serta melakukan pendataan potensi pertanian secara akurat. Termasuk memanfaatkan sarana dan prasarana pertanian yang ada secara optimal,” pintanya.

Kepala PPVTPP Kementan Wilayah Kabupaten Sukabumi, Leli Nuryati, menjelaskan swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi pada 2026 sudah mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Kini, memasuki fase swasembada pangan berkelanjutan melalui percepatan semai, olah lahan, dan tanam di wilayah potensi pertanian di Desa Nyalindung.

“Saya mendampingi Kabupaten Sukabumi sejak 2024. Tahun ini, program swasembada pangan akan dilanjutkan hingga mencapai target kembali,” kata Leli yang juga sebagai penanggung jawab swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi.

Di tempat sama, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska, menyebut sebanyak enam kelompok tani di Kecamatan Nyalindung mendapatkan bantuan benih padi unggul dari Dinas Pertanian. Benih tersebut sebagai tanda telah memasuki fase musim tanam kedua periode April-Juli 2026.

BACA JUGA   Diduga dari Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Kecamatan Pabuaran Ludes Terbakar

“Benih padi ini untuk mendorong luas tambah tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian. In Syaa Allah, target luas tanam dan swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi bisa tercapai seperti tahun lalu,” pungkasnya. (adv)

Reporter:  Asep Fadillah
Editor:  Rian Munajat

Add New Playlist