SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Bupati Sukabumi Asep Japar memimpin langsung aksi bersih-bersih kawasan wisata pantai dari kotoran sampah. Kegiatan yang melibatkan perangkat daerah, BUMD, TNI, Polri, pelajar, hingga masyarakat itu dilaksanakan di Alun-alun Gadobangkong dan kawasan pantai lainnya yang terdapat di wilayah Palabuhanratu.
Tak ayal, dua unit armada angkutan persampahan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi pun diterjunkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Hasilnya, para peserta aksi bersih-bersih pantai mengumpulkan sekitar 16 meter kubik sampah jenis organik dan anorganik yang dimasukkan ke dalam karung maupun kantong plastik.
“Sampah yang berhasil dikumpulkan peserta aksi bersih-bersih ini sekitar 16 meter kubik atau seberat 8 ton. Sampah langsung kita angkut untuk dibuang ke TPA Cimenteng,” terang Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada DLH Kabupaten Sukabumi Dede Jaenudin, Rabu, 18 Februari 2026.
Menurut Dede kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik, khususnya kawasan wisata pantai. Namun demikian, menjaga kebersihan kawasan objek wisata itu bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kewajiban bersama.
“Aksi seperti ini sebagai upaya mewujudkan Sukabumi asri, nyaman, dan bersih. Kami ingin kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Jaga dan pelihara lingkungan di sekitar kita, jangan membuang sampah ke sembarang tempat,” ingatnya.
Ia berharap melalui kegiatan aksi bersih-bersih ini, kawasan Alun-alun Gadobangkong dan pantai di wilayah Palabuhanratu tetap terjaga kebersihannya serta menjadi tempat wisata yang ramah lingkungan. Sehingga para pengunjung merasa nyaman dan betah dengan kondisi lingkungan yang bersih.














