“Jadi, pembangunan wilayah harus menempatkan alam bagian dari kehidupan. Mengurus alam tidak akan melarat, justru menjadi jalan menuju kesejahteraan,” jelasnya.
Gubernur berharap momentum Milangkala ke-155 bisa menjadi titik tolak bagi Sukabumi untuk meneguhkan diri sebagai daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga mampu melestarikan lingkungan, dan dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya minta kepala daerah mengeluarkan kebijakan untuk melindungi gunung dan alam agar tidak dirusak oleh pengusaha tambang,” tegasnya.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menjelaskan bahwa peringatan milangkala bukan sekadar seremoni tahunan, tapi momentum memperkuat kolaborasi pembangunan sesuai tema yang diusung yaitu ‘Tandang Sukabumi Keur Jabar Istimewa Nu Mubarakah’.
“Kami optimistis Sukabumi bisa menatap masa depan lebih cerah di berbagai sektor pembangunan. Semua capaian pembangunan untuk tujuan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” pungkasnya. (adv)
Reporter:Â Nurul Fallah
Editor:Â Hafiz Nurachman














