SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Gelombang tinggi yang melanda Perairan Teluk Palabuhanratu dan sekitarnya tak menyurutkan nelayan di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi tidak melakukan aktivitas melaut untuk menangkap ikan. Namun sebagian nelayan memilih memarkirkan perahunya di situasi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi saat ini.
“Memang beberapa hari ini gelombang tinggi terjadi di tengah Perairan Palabuhanratu. Nelayan lebih memilih menyandarkan perahu, tapi ada juga yang masih melaut karena saat ini hasil tangkapan ikan lumayan bagus. Kami selalu memberikan imbauan kepada nelayan agar terus memantau informasi keadaan cuaca dari BMKG,” ujar Sekretaris DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Ujang SB, Minggu (4/4/2021).
Dijelaskan Ujang, alasan sebagian nelayan masih melaut karena faktor kebutuhan keluarga yang tidak bisa ditunda. Kendati begitu, HNSI tetap mengimbau mereka agar menggunakan alat keselamatan pelayaran saat beraktivitas melaut.
“Sejak kemarin sampai hari ini kondisi air laut sudah mulai tenang. Mudah-mudahan kondisi seperti itu akan seterusnya, sehingga nelayan bisa melaut lagi tanpa diselimuti rasa takut,” ucapnya.
Salah seorang nelayan dari Palabuhanratu, Maman (43), mengaku dalam sepekan ini memilih menyandarkan perahu dan mengurangi waktu melaut setelah mendapat informasi akan terjadi gelombang tinggi di Perairan Palabuhanratu.
“Aktivitas menangkap ikan di laut saya batasi. Biasanya berangkat pagi pulang pagi. Kalau sekarang terpaksa berangkat sore pulang pagi,” ungkapnya.









