Majelis Hakim Tolak Pencabutan Gugatan PT Zhong Min Hydro

SIDANG gugatan PT Zhong Min Hydro Indonesia terhadap mantan Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, Jafar Rusdiana dan PT Kemilau Rezeki sedang berjalan di PN Cibadak. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Mantan Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jafar Rusdiana (50) dan PT Kemilau Rezeki digugat PT Zhong Min Hydro Indonesia. Proses persidangannya terus berlanjut di Pengadilan Negeri Cibadak, di Palabuhanratu.

Kali ini sidang dengan agenda jawaban. Turut tergugat BPN Kabupaten Sukabumi. Permintaan pencabutan itu disampaikan Pengacara Zhong Min, M Nurjaya, kepada Majelis Hakim yang diketuai Mateus Sukusno Aji beranggotakan Djoko Wiryono Budhi dan Agustinus. Namun, permintaan itu ditolak Majelis Hakim lantaran Pengacara PT Kemilau Rezeki, Welfrid K Silalahi sebagai tergugat II menolak pencabutan.

“Ada persoalan internal yang lebih penting. Jadi kalau dari gugatan kan kita minta ganti rugi Rp10 miliar. Ternyata setelah kita kaji itu bukan hal penting bagi klien kami,” cetus Nurjaya, Kamis (31/10/2019).

Hal yang lebih penting adalah tanah tersebut dikembalikan ke negara. Rencananya, setelah diskusi dengan masyarakat akan mengajukan gugatan PTUN untuk membatalkan sertifikat tanah tersebut.

Baca JugaTok! Palu Hakim PN Cibadak Vonis 7 Bulan Oknum Kades Mekarsari

“Memang tadi replik tetap berjalan. Tapi tetap, rencana gugatan ke PTUN akan kami lakukan,” ujarnya.

Pengacara PT Kemilau Rezeki, Welfrid K Silalahi, menolak permintaan tersebut karena pihaknya sudah memberikan jawaban terhadap gugatan pada pekan sebelumnya. Apalagi perwakilan dari BPN menyatakan sertifikat HGB nomor 2, 3, 11, 12, 13, dan 15 di Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten atas nama PT Kemilau Rezeki telah diproses sesuai peraturan yang berlaku.

“Makanya kami menolak pencabutan gugatan. Sidang akan kembali digelar pekan depan, dengan agenda mendengarkan replik dari penggugat,” terangnya.

Baca JugaDua Petani Takokak Ini Divonis 1 Tahun 5 Bulan

PT Zhong Min Hydro Indonesia menggugat mantan Kepala Desa Mekarsari, Jafar Rusdiana, sebagai tergugat I dan PT Kemilau Rezeki tergugat II. Turut tergugat yakni Kantor BPN Kabupaten Sukabumi. Salah satu gugatannya yakni Majelis Hakim untuk menghukum tergugat I dan II dengan membayar Rp10 miliar sekaligus dan seketika kepada penggugat. Menyatakan sita jaminan tanah sertifikat HGB atas nama PT Kemilau Rezeki, masing-masing seluas 16.910 meterpersegi, 10.420 meterpersegi, dan 10.020 meterpersegi.

Kuasa Hukum PT Kemilau Rezeki, Welfrid K Silalahi menjawab sebagai tergugat II dalam perkara Nomor: 16/Pdt.G/2019/PN Cbd. Menurutnya, beberapa dalil gugatan PT Zhong Min Hydro Indonesia cacat formil. Dicontohkannya, penggugat malah menggugat Jafar Rusdiana sebagai pribadi. Padahal, penggugat berdalih telah melakukan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Desa Mekarsari terkait tanah kas desa.

“Saat gugatan dilayangkan, Pak Jafar Rusdiana sudah tak menjabat sebagai kades. Jelas itu tidak memenuhi syarat formil, cacat formil, dan seharusnya Majelis Hakim menyatakan gugatan tidak dapat diterima,” tandasnya.

Reporter:  Giri Trisna Martin
Editor:  Sulaeman