Tim Gabungan Terpadu Sisir Pantai Jayanti Cidaun Cianjur

PETUGAS gabungan terpadu melakukan patroli pengawasan terhadap kapal nelayan yang sedang bersandar di Dermaga Jayanti, Cidaun, Kabupaten Cianjur. Foto: Magnet Indonesia/Yusuf

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Pantai Jayanti di Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur jadi lokasi penyisiran operasi gabungan terpadu, Selasa (22/10/2019). Sasaran operasi yakni barang-barang di dalam kapal berikut anak buah kapal yang sudah melakukan aktivitas melaut.

Petugas operasi terpadu itu dari jajaran Satuan Tugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan (PSDKP-WS) melibatkan personel Pos Pengamat (Posmat) TNI AL Cidaun, Satuan Pengawas Palabuhanratu, Pokmaswas Cidaun, UPTD Jayanti, serta UPTD Perairan Provinsi Jawa Barat.

Baca JugaTim Patroli Gabungan Periksa Kapal di Perairan Teluk Palabuhanratu

“Ini kegiatan rutin yang jadi agenda tim gabungan terpadu,” kata Kepala PSDKP-WS, Endang HS, usai patroli gabungan.

Pemeriksaan kapal nelayan dilakukan di Dermaga Jayanti. Tim tak bisa berpatroli ke tengah perairan karena cuaca tak bersahabat.

Selain kapal, gudang pengemasan ikan layur hasil tangkapan nelayan yang berada di areal dermaga juga turut diperiksa tim gabungan. Diketahui, saat ini hasil tangkapan ikan layur di Perairan Jayanti, Cidaun, sedang berkurang dikarenakan cuaca buruk disertai ombak tinggi.

Baca JugaPembongkaran Kolam Japung Diwarnai Terbakarnya Tiga Perahu

“Patroli gabungan ini sebagai bentuk pengawasan dan pemantauan terhadap sumber daya kelautan dan perikanan,” ungkap dia.

Endang mengaku selama pemeriksaan kapal nelayan tidak ditemukan ada pelanggaran. Seluruh dokumen kelengkapan berlayar lengkap, termasuk tidak ditemukan barang bawaan berbahaya maupun ilegal, seperti bom ikan.

“Tujuan patroli terpadu ini agar pemilik maupun ABK selalu patuh dan sadar. Kita juga mengimbau nelayan tidak melakukan penangkapan baby lobster (benih udang) karena bisa mengancam habitat itu punah,” tegasnya.

KontributorYusuf
EditorHafiz Nurachman