Desak Tutup Pabrik Galena, Ribuan Warga Cinangsi Unjuk Rasa ke Pemkab Cianjur

MASSA dari Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, berunjuk rasa ke Pendopo Cianjur, menuntt pabrik galena ditutup, Kamis (17/10/2019). Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJURMAGNETINDONESIA.CO – Ribuan warga Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, berunjuk rasa ke Pendopo Bupati, Kamis (17/10/2019). Mereka mendesak pemerintah menutup pabrik pengolahan galena yang merupakan bahan baku timah.

“Tuntutan kami adalah tutup pabrik itu karena limbahnya sangat berbahaya bagi masyarakat Kecamatan Cikalongkulon,” ujar Zenal, salah seorang peserta aksi.

Baca jugaPabrik Peleburan Galena di Cianjur Diduga Cemari Lingkungan

Warga mengalami sesak napas, pusing-pusing, dan penyakit ISPA. Bahkan terdapat balita yang terdampak karena dugaan pencemaran itu.

Begitu pula dengan hasil pertanian. Beberapa kali masyarakat harus merasakan gagal panen padi dan matinya ribuan ikan di kolam akibat limbah cair.

Perwakilan massa melakukan audiensi dengan Kepala Satpol PP Muzani Saleh, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Cecep Alamsyah, serta pejabat lainnya.

Baca JugaWaduh! Pabrik di Cianjur Ini Diduga Cemari Lingkungan Warga

Kuasa hukum PT Indocentral Mining Servic and Supplier, Apip Iskandar, menduga aksi tersebut dipicu persaingan bisnis. Pasalnya, berdekatan dengan PT Indocentral Mining Service, terdapat juga pabrik sejenis.

“Kenapa cuma pabrik milik klien kami yang didemo. Sementara pabrik di sebelah aman-aman saja,” tegas Apip.

Kedua pabrik itu awalnya bergabung, Namun setelah berpisah dan pihak lain membuka pabrik baru, tidak lama kemudian terjadilah beragam tuntutan yang menjurus selalu kepada PT Indocentral Mining Servis And Supplier agar ditutup.

“Kami juga punya izin yang sah. Tapi tetap saja klien kami yang disalahkan,” kata dia.

KontributorRuslan Ependi
EditorSulaeman