“Era sekarang dituntut pola kerja kolaboratif lintas unsur atau pendekatan pentahelix. Karena tenaga pendamping desa bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain memperkuat koordinasi, Andreas meminta para pendamping untuk mendorong kepala desa mengoptimalkan program strategis Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP). Pertimbangannya, desa memiliki aset dan potensi besar yang harus diolah untuk mendukung keberlanjutan program pemerintah pusat.
“Program strategis ini potensial bagi desa. Mulai sekarang desa harus menyiapkan sumber penghasilan yang bisa menyuplai MBG maupun KMP. Karena Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah luas dan lahan pertanian yang besar, sehingga peluang pengembangan ekonomi desa sangat terbuka,” pungkasnya. (adv)
Reporter:Â Jey Sidik
Editor:Â Rian Munajat














