SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi berkomitmen menciptakan keasrian dan kelestarian lingkungan dari ancaman sampah yang dihasilkan rumah tangga, industri, perkantoran, perhotelan, serta restoran. Satu di antaranya menyiagakan petugas kebersihan di masing-masing Koordinator Wilayah (Koorwil) Pelayanan Pengangkutan Sampah.
Terdapat enam Koorwil Pelayanan Pengangkutan Sampah yang tersebar di Kabupaten Sukabumi. Seperti Koorwil Palabuhanratu, Jampangkulon, Cibadak, Cicurug, Cisaat, dan Sukaraja. Selain petugas kebersihan, armada angkutan sampah juga disiagakan di tiap koorwil.
“Penanganan sampah di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi dilakukan hampir setiap hari. Ini bentuk komitmen kami untuk menjaga keasrian dan kelestarian lingkungan. Namun demikian penanganan sampah merupakan kewajiban kita semua, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah saja,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan pada DLH Kabupaten Sukabumi Dede Jaenudin, Senin, 19 Januari 2026.
Hanya saja, kata Dede, pelayanan pengangkutan sampah di tiap koorwil terkendala masalah armada. Selain jumlah armada minim, usia pakai kendaraan juga rata-rata di atas tiga tahun sehingga sering mogok dan dibawa ke bengkel untuk dilakukan perbaikan.
“Kalau sampah yang dikumpulkan di TPS sering terlambat diangkut, harap maklum karena keterbatasan armada. Termasuk usia pakai kendaraan sudah terlalu lama, sehingga perlu rekondisi agar kembali normal,” jelasnya.
Kendati begitu, DLH Kabupaten Sukabumi telah membuat strategi agar produksi sampah di semua sektor berkurang setiap harinya. Salah satunya pemilahan dan mendaur-ulang berbagai jenis sampah untuk dijadikan nilai ekonomis tinggi.













