Jalur Sabuk Geopark Ciletuh-Palabuhabratu Tertutup Material Tebing Longsor

JALUR Geopark Ciletuh-Palabuhanratu tertutup material tebing yang longsor. Foto: Magnet Indonesia/Agris Suseno

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sebuah tebing di Kampung/Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, longsor, Rabu (16/12/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadiannya bersamaan hujan deras sejak Selasa (15/12/2020) malam.

“Material tanah longsor menutup ruas jalan,” kata Relawan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Yayan Bastiar.

Yayan menuturkan lokasi ambruknya tebing berada di ruas jalur sabuk Geopark Ciletuh-Palabuhanratu atau di KM 26 Loji-Blewer. Akibat kejadian itu arus kendaraan di ruas jalan sabuk Geopark-Ciletuh tersendat.

“Kalau korban jiwa tidak ada,” ungkapnya.

Ketinggian tebing yang longsor sekitar 15 meter. Sedangkan lebar tebing yang tergerus sekitar 20 meter.

Sampai saat ini akses di ruas jalan tersebut belum bisa dilalui kendaraan. Untuk penanganan sementara, kata Yayan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah Desa Sangrawayang maupun pihak Kecamatan Simpenan serta unsur TNI dan Polri.

BACA JUGA   Koperasi Penambang Rakyat Tolak Rencana Aksi Unjuk Rasa ke Mako Polres Sukabumi

“Sementara ini sudah ada penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat. Sedang pembersihan material yang longsor menggunakan alat berat,” terangnya.

Bambang (43) warga setempat, mengatakan saat kejadian warga sedang lelap. Namun Bambang sempat mendengar suara gemuruh sebelum tebing ambruk.

“Materialnya berupa batu bercampur tanah. Jalan yang tertutup sekitar 30 meter dan ketebalannya sekitar 3 meter,” pungkasnya.

Kontributor: Agris Suseno
Editor: Muhammad Raya

Add New Playlist