Siswa SDN Jayamekar Sindangbarang Belajar Lesehan, Kenapa?

SISWA SDN Jayamekar di Kampung Bantaka, Desa Muara Cikadu, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, sedang belajar lesehan di teras sekolah. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJURMAGNETINDONESIA.CO – Puluhan siswa SDN Jayamekar di Kampung Bantaka RT 04/03, Desa Muara Cikadu, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, belajar lesehan di teras sekolah. Aktivitas itu dilakukan mereka lantaran atap ruangan kelas yang biasa digunakan kegiatan belajar mengajar ambruk.

“Atap bangunan ruang kelas ambruk saat terjadi gempa belum lama ini,” terang Ketua Komite SDN Jayamekar, Hasan, Selasa (13/8/2019).

Selain karena pengaruh getaran gempa, lanjut dia, atap ruang kelas ambruk itu juga dipicu usia teknis. Sejak dibangun pada 1981 lalu, sampai sekarang sekolah tersebut belum pernah mendapat bantuan rehab maupun penambahan ruang kelas baru. Padahal lokasinya berdekatan dengan pusat pemerintahan Kecamatan Sindangbarang.

“Sekolah kami tak pernah mendapat bantuan,” ujarnya.

Beberapa kali pengajuan sudah dilayangkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur. Namun hingga saat ini tidak pernah mendapatkan perhatian sama sekali.

“Kalau sekarang bisa belajar di teras sekolah karena kemarau. Tapi enggak tahu kalau nanti hujan. Mungkin harus membuat tenda,” tandasnya.

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Cianjur, Asep Saefulrohman, berjanji akan menindaklanjuti kondisi rusaknya ruang kelas di SDN Jayamekar.

“Informasi ini sudah diterima. Nanti akan kita tindak lanjuti,” kata Asep kepada magnetindonesia.co.

KontributorRuslan Ependi
EditorHafiz Nurachman