Diduga Gara-gara Puntung Rokok, Lahan Kosong Dekat Permukiman Warga Terbakar

KOBARAN api menjilat ilalang kering di lahan milik perusahaan buidi daya sidat di Kampung Cipatuguran Neglasari RT 08/03, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Senin (12/8/2019) malam. Foto: Magnet Indonesia/Endi Nasrulah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kemarau tak hanya berdampak terhadap krisis air bagi kebutuhan masyarakat dan lahan pertanian saja. Di Kabupaten Sukabumi, kemarau yang menyebabkan kekeringan berdampak juga terhadap kebakaran lahan.

Kali ini api membakar lahan kosong milik PT South East Java di Kampung Cipatuguran Neglasari RT 08/03, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Senin (12/8/2019) sekitar pukul 18.15 WIB. Lokasinya cukup berdekatan dengan kawasan permukiman warga.

“Saat kami ke lokasi, api sudah berkobar membakar lahan,” kata Komandan Regu Pos Pemadam Kebakaran Palabuhanratu, Iwan Ahmad Aji Gunawan.

Pos Damkar Palabuhanratu mendapat kabar terjadinya kebakaran lahan dari karyawan PT South East Java. Setelah berjibaku hampir 30 menit, api akhirnya bisa dipadamkan personel Pos Damkar Palabuhanratu berkekuatan 2 unit armada dan 9 orang petugas.

“Dugaan sementara, api akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan. Soalnya di lokasi banyak ilalang kering yang mudah terbakar sehingga api cepat berkobar,” tuturnya.

Iwan sempat ketar-ketir melihat kobaran api mengingat lokasinya berdekatan dengan permukiman warga. Jaraknya hanya 6-10 meter. Hanya terhalang jalan setapak (gang) yang biasa dilintasi warga.

KontributorEndi Nasrulah
EditorSulaeman