Elemen Masyarakat Pertanyakan Komitmen Pemkab Sukabumi Atasi Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

SEJUMLAH perwakilan massa beraudiensi di ruang rapat utama kantor Badan Kesbangpol di Setda Kabupaten Sukabumi, usai menggelar unjuk rasa. Foto: Magnet Indonesia/Endi Nasrulah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sejumlah elemen mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kabupaten Sukabumi berunjuk rasa ke Setda Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (22/7/2019). Mereka yang terdiri dari ormas Laskar Merah Putih (LMP) dan Pemantau Kebijakan Publik Indonesia (PKP Indonesia) itu mempertanyakan berbagai permasalahan pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur.

Massa yang jumlahnya diperkirakan 150 orang bergerak dari GOR Palabuhanratu. Mereka long march ke Gedung Setda Kabupaten Sukabumi.

Di Setda, mereka diterima Kepala Badan Kesbangpol Dodi Rukman Medianto, Kepala Dinas Perkim Dedi Chardiman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Asep Jafar, dan sejumlah pejabat lain.

Usai berorasi, sejumlah perwakilan massa beraudiensi di ruang rapat utama kantor Badan Kesbangpol di Setda Kabupaten Sukabumi.

“Kami hanya menyampaikan aspirasi masyarakat menyangkut kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Sektor-sektor ini harus mendapat perhatian pemerintah,” jelas Deni M Gunawan, koordinator aksi.

Ia mengapresiasi pemerintah yang menerima baik aspirasi masyarakat. Pemerintah daerah berjanji akan mengakomodir aspirasi mereka.

Sekjen PKP Indonesia, Muhammad Abdulah Lutfiatul Kahfi, menambahkan aksi itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Sehingga ke depan diharapkan lebih baik lagi untuk membawa Kabupaten Sukabumi maju dan agamis.

“Kami tunggu komitmen dinas yang siap mewujudkan perubahan, seperti pemerataan pelayanan publik baik kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Kami hanya sebagai kontrol sosial menyampaikan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Dodi Rukman Medianto, mengaku akan
menyampaikan semua keluhan, usulan, dan saran dari elemen masyarakat.

“Secepatnya akan ditindaklanjuti. Teknisnya ada pada setiap OPD,” ujarnya.

Kontributor Endi Nasrullah
Editor:  Sulaeman