Asops Panglima TNI Cek Kesiapan Pasukan Yonif Raider 300/Brajawijaya

ASOPS Panglima TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito (kanan) mengecek kesiapan perlengkapan dan personel Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya, Kamis (18/7/2019). Foto: Magnet Indonesia

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Asisten Operasi Panglima TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito, mengecek kesiapan perlengkapan dan personel Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya yang akan diberangkatkan melaksanakan tugas operasi pengamanan tapal batas (Pamtas) darat Republik Indonesia-Papua Nugini di wilayah Papua, Kamis (18/7/2019).

“Jumlah kekuatan prajurit Yonif Raider 300/Brajawijaya yang akan tugas operasi Pamtas darat RI-Papua Nugini itu sebanyak 450 personel. Misinya memberdayakan masyarakat di wilayah perbatasan. Mereka diberangkatkan menggantikan personel Yonif 126 yang telah selesai melaksanakan tugas,” kata Ganip kepada wartawan usai memimpin apel gelar pasukan di Lapang Yonif Raider 300/Brajawijaya, Cianjur.

Prajurit Yonif Raider 300/Brajawijaya akan bertugas selama 9 bulan. Rencananya mereka akan berangkat pada 26 Juli nanti.

“Tugas yang diemban seluruh prajurit TNI pada hakikatnya untuk menjaga kedaulatan NKRI dan keselamatan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ganip menambahkan, hasil pemeriksaan pasukan, ratusan personel Yonif Raider 300/Brajawijaya dipastikan sudah sangat siap untuk mengemban tugas operasi di wilayah perbatasan dua negara.

Dalam pelaksanaan apel gelar pasukan, Asops Panglima TNI didampingi Pangdam III/Siliwangi dan sejumlah pejabat utama Mabes AD dan Kodam III/Siliwangi, berkesempatan melihat berbagai sarana dan prasarana, seperti alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang akan digunakan dalam tugas operasi Pamtas.

KontributorImam Mustofa
EditorEddy Surya Wijaya