Ini Sosok di Balik ‘Bunga Ratu Selatan’ yang Dikenal Dermawan kepada Warga Kurang Mampu

PENGUSAHA sukses asal Kampung Mekar Asih, Desa/Kecamatan Ciemas, Bunda May (bertopi) membagikan paket sembako yang diangkut mobil L300 kepada warga kurang mampu di Kampung Cisaar, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Jumat (5/7/2019). Foto: Magnet Indonesia/Giri Trisna Martin

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kesuksesan Siti Maemunah atau biasa akrab disapa Bunda May saat ini tak diraihnya dengan cara instans. Pemilik perusahaan ‘Bunga Ratu Selatan’ yang bergerak dengan core bussiness sektor perikanan kelautan dan pertanian itu pernah merasakan jatuh-bangun menata dan meniti kesuksesan.

Pengusaha perempuan sukses asal Kampung Mekar Asih RT 03/04, Desa/Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi itu tak pernah lupa dengan berbagai ‘kerikil’ terjal yang harus dilaluinya dalam mencapai kesuksesan. Sekarang ia membayar hasil keringatnya itu dengan berbagi ke sesama sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Seperti yang dilakukannya terhadap masyarakat kurang mampu di Kampung Cisaar, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan. Ia membagi-bagi ratusan paket sembako yang diangkut menggunakan mobil touring L300.

“Alhamdulillah, ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama yang membutuhkan bantuan,” kata Bunda May kepada magnetindonesia.co di sela membagikan paket sembako di perkampungan nelayan Cisaar, Jumat (5/7/2019) petang.

Bukan kali ini saja Bunda May memberikan bantuan sembako ke sesama. Karena itu, Bunda May ini cukup familiar dikenal masyarakat sebagai pengusaha yang peduli sesama.

“Harus diingat, ada rezeki orang lain pada harta yang kita miliki. Ini adalah karunia dari Allah SWT. Intinya, saya ingin berbagi rezeki yang sudah dititipkan Allah SWT kepada saya,” jelas Bunda May.

KARYAWAN Bunda May tengah membagikan paket sembak kepada warga Kampung Cisaar, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Jumat (5/7/2019). Foto: Magnet Indonesia/Giri Trisna Martin

Bunda May menceritakan, kesuksesannya sekarang sebagai pengusaha diawali dari pengepul beras di kampungnya saat masih berusia belasan tahun. Kegigihannya ditambah modal sabar dan kejujuran, perlahan tapi pasti membuat usaha Bunda May terus melejit.

“Kunci kesuksesan hidup itu adalah kejujuran dan banyak relasi. Saya sering dibohongi oleh karyawan, tapi usaha saya malah semakin melesat. Tapi saya tidak takabur dengan kesuksesan ini. Saya mau menularkan bakat bisnis ini kepada mereka yang ingin maju dan sukses,” ungkapnya.

Saat ini Bunda May memiliki 30 orang karyawan di perusahaannya. Mereka ditempatkan pada usaha perikanan kelautan dan pertanian yang tersebar di Kecamatan Ciemas dan Simpenan.

Bunda May tak hanya terkenal sebagai pengusaha sukses, ia juga memiliki banyak relasi dari mulai kalangan TNI, kepolisian, pengacara kondang Ibu Kota, dan pengusaha ternama lainnya.

“Kalau masalah relasi dari luar kota, pokoknya nggak terhitung. Saya mempertahankan hubungan baik itu dengan modal kejujuran dan saling percaya dengan siapapun. Perilaku jujur itu yang akan saya terapkan ke karyawan,” tegasnya. (adv)

Reporter: Giri Trisna Martin
Editor: Bardal