Muara Cisukawayana dan Muara Citepus Dijubeli Ratusan Warga, Ada Apa?

RATUSAN warga sejak pagi berbondong-bondong memburu impun di muara Sungai Cisukawayana, Desa/Kecamatan, Kabupaten Sukabumi. Foto: Magnet Indonesia/Endi Nasrulah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Muara Cisukawayana di Desa/Kecamatan Cikakak dan Muara Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dijubeli ratusan warga. Mereka berbondong-bondong menangkap ikan impun yang saat ini memasuki musim panen.

Ramainya suasana di dua lokasi itu sejak Sabtu (29/6/2019) dan Minggu (30/6/2019). Kurun dua hari ini warga sejak pagi memadati muara. Mereka membawa peralatan tangkap ikan atau sirip dan ember kecil berkapasitas 5 kilogram.

“Panen impun sudah rutin setiap tahun. Sudah dua hari ini warga berdatangan menangkap impun,” kata Ijang (43) warga Bojonghaur, Desa/Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, kepada magnetindonesia.co, Minggu (30/6/2019).

Pada hari kedua, Minggu (30/6/2019), Ijang mengaku mendapat impun lebih banyak dibanding hari pertama. Pada Sabtu (29/6/2019) pagi, ia hanya mendapat 20 gelas plastik.

“Hasil tangkapan pagi sudah saya jual ke tetangga. Satu gelas plastik dijual Rp15 ribu sampai Rp20 ribu. Tadi pagi juga pencari impun ada yang dapat setengah ember sebanyak 5 kg,” sebutnya.

Tak semua hasil tangkapan impun mereka jual. Sebagian mereka konsumsi untuk keluarga dan dibagikan ke tetangga.

Asep (38), pencari impun di Muara Citepus, menjelaskan pada musim impun kali ini tidak hanya warga sekitar, namun ada juga warga dari desa lain.

“Setiap musim impun di Muara Citepus selalu dipenuhi warga. Apalagi sudah dua hari ini sedang panen impun. Makanya, mereka dari daerah lain banyak yang datang ke sini,” bebernya.

Muara Citepus ramai dipadati pencari impun mulai pagi sekitar pukul 05.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB. Sedangkan, sore dari pukul 15.30 WIB sampai azan magrib.

Kontributor: Endi Nasrulah
Editor: Sulaeman