Melihat Aktivitas Nelayan Pembuat Perahu Pagang di Pantai Rawakalong

MUHAMMAD Yani (44), sedang membuat perahu pagang dari bambu tua di Pantai Rawakalong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Foto: Magnet Indonesia/Anugrah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sejumlah warga Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi memiliki keterampilan membuat perahu pagang. Jenis perahu itu kebanyakan berbahan dasar bambu yang dirakit mirip sebuah rumah.

Muhammad Yani (44) misalnya, pembuat perahu pagang dari Pantai Rawakalong, Kecamatan Palabuhanratu. Sudah hampir 15 tahun Yani menekuni pembuatan perahu pagang.

“Bahannya harus dari bambu yang sudah tua. Ini agar perahu bisa bertahan lama,” kata Yani saat ditemui magnetindonesia.co di tempat pembuatan perahu pagang, Rabu (19/6/2019).

Pagang merupakan jenis perahu penangkap ikan yang terbuat dari bambu. Untuk menguatkan konstruksinya, bambu-bambu yang didesain mirip rumah itu, diikat tambang supaya lebih kuat. Pagang biasanya mencari ikan di tengah laut menggunakan drum dan jangkar.

“Bambunya harus kuat karena kan dipakainya di air. Kalau bambu tua bisa bertahan hingga 3 tahun. Kalau pakai bambu yang usianya muda paling bertahan 6 bulan. Sudah pasti hancur lagi,” tegasnya.

Untuk perahu pagang berukuran 12 meter persegi dibutuhkan sebanyak 12 batang bambu. Proses pembuatannya memakan waktu sekitar 10 hari dengan melibatkan 6 orang pekerja. Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp30 juta.

“Bukan untuk dijual. Kami menggunakannya sendiri,” jelasnya.

Pagang terbilang sangat nyaman karena memang interiornya didesain seperti di dalam rumah. Di dalamnya terdapat ruangan untuk tidur dan aktivitas lainnya.

“Mau salat juga bisa. Lebih leluasa dibanding perahu biasa,” tandasnya.

Kontributor: Anugrah
Editor: Bardal