Hampir Dua Pekan Terjadi 18 Kecelakaan Laut, 33 Orang Diselamatkan, 1 Orang Meninggal Dunia

SALAH satu korban kecelakaan laut di kawasan Pantai Citepus, Palabuhanratu, yang berhasil diselamatkan tim penjaga pantai sedang dimintai keterangan oleh petugas Balawista Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/6/2019). Foto: Magnet Indonesia/Endi Nasrulah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Jumlah kecelakaan wisatawan yang tergulung ombak di kawasan objek wisata Pantai Palabuhanratu selama hampir dua pekan terakhir sebanyak 18 kasus. Korbannya berjumlah 34 orang. Sebanyak 33 orang terselamatkan dan 1 orang meninggal dunia.

Teranyar kejadian pada Minggu (16/6/2019). Korbannya Rizki (13), pelajar asal Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Lokasi kejadian di Pantai Citepus Istiqomah. Korban berhasil diselamatkan.

“Tadi terjadi satu kasus kecelakaan lagi seorang wisatawan yang tergulung ombak. Tapi sudah berhasil terselamatkan,” terang Kepala Operasional dan Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom, Minggu (16/6/2019).

Pengamanan selama libur Idulfitri 1440 Hijriah di kawasan objek wisata pantai melibatkan Balawista, Polres Sukabumi, TNI, Basarnas, Sarda Kabupaten Sukabumi, Pramuka Peduli, ACT, dan elemen lainnya.

Lokasi kecelakaan laut terjadi di beberapa lokasi yakni Pantai Citepus Istiqomah, Pantai Karangnaya, Citepus Istana Presiden, Pantai Karanghawu, Pantai Cibangban, dan Pantai Sunset Karangpapak.

“Satu orang wisatawan yang meninggal dunia berasal dari Bogor. Korban sempat terseret ombak di Perairan Karanghawu Cisolok pada Rabu (11/6/2019),” jelasnya.

Jumlah kecelakaan laut pada liburan Lebaran tahun ini cenderung turun dibanding tahun sebelumnya. Penurunannya sekitar 50 persen.

“Jumlah kasus dan korban yang meninggal dunia relatif sedikit. Kami masih terus bersiaga karena diprediksi kunjungan wisatawan akan kembali ramai karena bertepatan libur panjang sekolah,” tandasnya.

KontributorEndi Nasrulah
EditorSulaeman