Ongkos Angkutan Umum ke Cianjur Selatan ‘Gila-gilaan’

MENJELANG berakhirnya penerapan tarif khusus menyambut dan pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 H, tarif ongkos bus Cianjur-Pakidulan ditentukan seenaknya. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJURMAGNETINDONESIA.CO – Tarif angkutan umum trayek jurusan ke Kadupandak di Kabupaten Cianjur diprotes penumpang. Awak angkutan umum menyamaratakan ongkos bagi penumpang jarak dekat maupun jarak jauh.

“Tarifnya Rp50 ribu jarak dekat ataupun jarak jauh,” kata kondektur kepada para penumpang, Rabu (12/6/2019).

Tarif itu juga diberlakukan bagi anak kecil. Para penumpang pun menyebut awak angkutan umum memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan saat momentum Idulfitri 1440 Hijriah.

“Kalau naik elf bisa lebih mahal. Rp80 ribu. Besok juga normal lagi harganya,” jelas sang kondektur menjelaskan kepada para penumpang.

Darmain (65), warga Desa Ciguha Kecamatan Sukanagara, mengaku jengkel dengan ulah awak angkutan umum yang terkesan semau gue menetapkan tarif. Apalagi Darmain harus menggunakan jasa ojek untuk sampai ke rumah.

“Kalau dihitung ongkos jadi Rp100 ribu. Rp50 ribu bayar angkutan umum, Rp50 ribu lagi ongkos naik ojek. Bahkan bisa Rp100 ribu ongkos ojek kalau hujan,” terangnya.

Ia berharap awak angkutan tak terlalu sadis menetapkan tarif. Mestinya disesuaikan saja dengan jarak tempuh.

“Masa ongkos ke Sukanagara disamakan dengan ongkos ke Kadupandak,” ucapnya.

Sementara Kepala Terminal Pasirhayam, Bambang Dalimunte, tidak memberikan jawaban saat persoalan ini dikonfirmasikan melalui telepon seluler.

Hari biasa, ongkos Cianjur-Kadupandak hanya Rp35 ribu. Sedangkan ke Sukanagara hanya Rp25 ribu.

KontributorRuslan Ependi
EditorSulaeman